Recent Posts

24 October 2008

SEMUA IBU PASTI BISA MENYUSUI

Maaf ya temans kalau postingannya seputar kehamilan dan menyusui terus malu Maklum lagi getol-getolnya mempersiapkan segala hal untuk menyambut sang buah hati tercinta. Saya mau saya sudah harus siap menjadi seorang ibu ketika dedde' lahir nanti, permasalahan seputar ASI, ASIP, imunisasi, MPASI, semuanya sudah harus saya siapkan sejak dini. Semoga semuanya diberi kemudahan oleh Allah amien ya robbal allamienn... Dari sejak dinyatakan hamil dulu, saya harus menyemangati diri sendiri untuk rajin-rajin membaca baca kalau gak mau ketinggalan. Demi dedde' tercinta apapun akan saya lakukan hehehe..

Ini saya juga masih nyusun buku buat bahan bacaan waktu sudah cuti nanti. Ayo semangat!! Semoga sedikit artikel di bawah bisa menyemangati bumil-bumil lain dalam mempersiapkan kelahiran si buah hati. Have a nice read..



---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Hambatan muncul karena masih banyak fakta lain seputar ASI yang belum dipahami atau justru malah dilupakan. Berikut penjabaran Ketua Sentra Laktasi Indonesia, dr. Utami Roesli, SpA, MBA.

* Semua ibu bisa menyusui

Penelitian seorang dokter dari Swedia membuktikan bahwa begitu lahir, bayi yang ditaruh di perut ibunya dalam 50 menit akan bergerak ke arah payudara lalu mengisap puting susu dengan benar. Sebaliknya, dari kelompok bayi yang segera dimandikan setelah dilahirkan, baru kemudian dikembalikan kepada ibunya ternyata 50 %-nya tidak bisa mengisap dengan benar walaupun sudah didekatkan ke payudara. Lebih menyedihkan lagi, kelompok bayi yang dimandikan dulu dan ibunya menjalani medicated labour (proses melahirkan yang disertai obat-obatan) tak satu pun dapat menyusu dengan benar.

Jadi tanpa disadari dunia medis pun sebenarnya sudah melakukan intervensi sejak dini terhadap hubungan bayi dengan ASI. Buktinya, hampir semua rumah sakit dan klinik tempat bersalin akan memandikan bayi begitu dilahirkan, sebelum diberikan kepada ibunya. Jamak saja bila ibu yang baru pertama kali hendak menyusui akan bingung menghadapi bayinya yang juga bingung. Jika pengetahuan ibu tentang ASI tidak mendalam, maka ia akan cepat sekali menyerah, bahkan berkesimpulan tidak dapat memberi ASI.

* ASI terhambat oleh stres

Nah, kalaupun ASI sampai tidak keluar umumnya hambatan yang terjadi berkaitan dengan faktor emosional ibu. Perlu diketahui, untuk bisa mengalirkan ASI, ibu membutuhkan refleks yang disebut let down reflex. Refleks ini sangat dipengaruhi kondisi emosi ibu. Walaupun produksi susunya bagus, tapi kalau refleks itu tak bisa dilepaskan, maka susu tidak akan dialirkan dari pabrik susu (Alveoli) ke gudang susu (Sinus Lacteferous). Agar kondisi emosi ini baik, ibu yang hendak menyusui harus tenang dan selalu berpikir positif.

* ASI Umumnya tidak akan kurang

ASI tidak mungkin kurang karena produksi ASI sebenarnya disesuaikan dengan permintaan bayi (demand and supply). Rangsangan produksi ASI adalah pengosongan gudang susu. Di bawah areola ibu terdapat 2 buah jaringan, yang satu "pabrik" susu dan yang kedua sebut saja sebagai "gudang" susu. "Pabrik" akan terangsang untuk memproduksi susu kalau susu di "gudang" sudah habis." Misalnya, bayi menghabiskan 50 cc susu di "gudang", maka "pabrik" akan memproduksi lagi 50 cc. Begitu seterusnya.

Kalau sampai bayi kekurangan ASI biang keladinya tak lain cara menyusu yang salah. Jadi, jika bayi harusnya memperoleh ASI sebanyak 100 cc, tapi karena cara menyusunya salah, maka yang didapat cuma 50 cc. Akibatnya "pabrik" pun cuma memasok 50 cc. Faktor lain yang membuat bayi kekurangan ASI adalah intervensi ibu dengan memberinya susu formula.

* Puting susu yang datar tetap bisa menyusui

Seringkali, puting susu yang datar/mendelep dianggap menghambat proses menyusui. Pendapat ini timbul karena banyak ibu menyamakan puting susunya dengan dot, lalu digunakanlah pemanjang puting.

Namun, menurut Utami, pemanjang puting tidak akan banyak berguna. Dalam proses menyusui, sebenarnya yang menjadi dot bukan hanya puting susu, tapi keseluruhan areola (bagian kecokelatan pada payudara). Puting susu sendiri hanya 1/3-nya. Jadi kalaupun puting susunya datar atau mendelep ia masih bisa menyusui karena masih ada 2/3 bagian lainnya. Lagi pula, setelah diisap bayi, puting susu yang datar biasanya akan menonjol keluar. Memang, ada puting yang benar-benar masuk dan terikat jaringan di dalamnya sehingga lubang susunya terbalik. Puting susu seperti ini jelas sulit diisap. Namun persentasenya hanya sekitar 1-2%.

* Payudara merupakan sumber makanan yang tidak henti-hentinya.

Jika payudara "dikelola" dengan benar, maka produksinya tidak akan berhenti. Cara pengelolaannya tak terlalu sulit, yaitu dengan selalu mengeluarkan ASI walau tidak diisap bayi. Jadi, bila karena suatu hal bayi tidak dapat menyusu, misalnya lahir prematur, sakit atau ibu bekerja, ASI harus dikeluarkan dengan cara dipompa atau diperah. Proses ini tidak akan membuat ASI habis, kecuali bila cara memompanya salah.

Salah pompa sama kasusnya dengan posisi menyusui yang salah. Akibatnya ASI sama-sama tidak keluar atau hanya keluar sedikit. Jangan lupa, produksi ASI berlangsung dengan mekanisme demand and supply atau ada permintaan maka ada pasokan. Kalau ASI hanya dikeluarkan 10 cc karena cara pompa yang salah, maka supply-nya pun tak beranjak dari jumlah itu. Inilah yang membuat banyak ibu menyangka ASI-nya habis akibat dipompa.

* Tak perlu selalu memberi 2 sisi payudara setiap menyusui

Memang tak ada salahnya untuk menawarkan sisi payudara yang belum diisap kepada bayi, dengan catatan jika ia menolak tak perlu dipaksa. Prinsipnya, biarkan bayi yang menentukan berapa lama ia menyusu. Kekhawatiran bahwa menyusu yang cuma sebentar tidak akan memenuhi kebutuhannya ternyata tidak beralasan.

Dalam menyusui, pada isapan pertama bayi akan mendapat foremilk. Pada isapan kedua, ia akan mendapatkan susu yang disebut hindmilk. Komposisi keduanya sangat berbeda. Foremilk lebih banyak mengandung air dan protein, sedangkan hindmilk banyak mengandung lemak dan karbohidrat yang berarti lebih kental.

Memang, pada isapan pertama, bayi lebih banyak mendapat susu yang banyak mengandung air. Namun, kalau ia hanya sebentar saja menyusu, tak perlu kita khawatir bahwa kebutuhannya tak terpenuhi. Bisa saja, kan, bayi hanya haus dan tidak lapar? Bukankah yang tahu lapar atau haus hanya ia sendiri? Jadi biarkan bayi yang memutuskan berapa lama ia menyusu. Jika haus ia akan menyedot sebentar, tapi kalau memang lapar ia akan menyusu sampai mendapatkan hindmilk.

* Pompa bisa bikin ASI terkontaminasi

Pompa berbentuk squeeze and bulb yang terbuat dari karet dan berbentuk bola tidak disarankan untuk digunakan karena mempunyai beberapa kekurangan: (1) Kurang steril karena bulb-nya sulit dibersihkan. Dengan demikian, ASI yang dipompa pun akan lebih mudah tercemar. (2) Bulb yang terbuat dari karet akan menyulitkan pengukuran tekanan negatif yang diperlukan. (3) Bentuknya yang kaku dapat membuat payudara lecet. Malahan, cara menekan payudara yang tidak benar bisa merusak jaringannya, sehingga ASI tidak banyak keluar.

Pompa piston (dengan tuas piston yang dapat ditarik dan berbentuk seperti suntikan) ataupun pompa elektrik lebih disarankan. Namun, yang paling baik, karena murah dan higienis, adalah memerah dengan jari. Cara ini lebih praktis karena ibu tidak perlu membawa pompa ASI kemana-mana.

* ASI perah bisa tahan sampai 3 bulan

ASI yang sudah diperah tidak mudah basi. Di udara terbuka saja ASI perah bisa tahan 6-8 jam. Bahkan bisa bertahan sampai 3 bulan jika disimpan dalam freezer. Namun, cara penyimpanan di freezer tidak terlalu disarankan karena ASI akan mengalami perubahan jumlah imunoglobulin. Suhu yang dingin akan merusak molekul protein yang berfungsi sebagai pembangun daya tahan tubuh itu.

Lebih baik, masukkan ASI ke dalam termos atau lemari pendingin biasa karena terbukti ASI perah tidak mengalami perubahan komposisi gizi sama sekali. Hanya mungkin warna dan bentuknya saja yang berubah. ASI dalam termos yang diberi es batu kira-kira tahan 1x24 jam, sedangkan di lemari es bisa tahan 2x24 jam.

* ASI yang sudah "habis" bisa dirangsang kembali

Teknik ini disebut relaktasi. Seorang ibu yang sudah berhenti menyusui, secara teoritis bisa memberikan ASI eksklusif lagi apabila payudaranya dirangsang kembali. Caranya adalah dengan mengonsumsi obat-obatan yang mengandung oksitosin untuk merangsang produksi ASI plus penggunaan alat bantu.

Alat bantu ini bisa berupa lactation aid yang terdiri atas botol plastik yang diisi ASI donor atau susu formula. Botol plastik tersebut akan ditaruh dengan mulut terbalik. Dari ujung tutup botol dialiri 2 buah selang kecil yang ditempelkan di kedua puting susu. Sehingga ketika bayi mengisap payudara, ia akan mendapat asupan susu dari botol. Isapan yang diterima payudara sambil si bayi menyusu dari slang akan merangsang produksi ASI.

Faras Handayani.


17 October 2008

29 Weeks

Alhamdulillah Selasa kemarin kami periksa lagi ke dokter Is, bareng periksanya waktu m.jry sakit. Wah, seneng banget rasanya padahal baru 3 minggu yang lalu kami periksa. Harusnya sih jadwal periksa masih minggu depan, tapi m.jry ngeyel keburu kangen pengen ketemu dedde' love3 Alhamdulillah di kehamilan 7 bulan lebih ini saya sudah ngerasain cepet banget pegel di pinggang, gerah terus, gak nyenyak tidurnya, sering kebelet pipis. Nano nano rasanya sekarang alhamdulillahhhh...

Kalau cerita tentang dedde' jangan tanya berat saya sudah berapa ya sekarang malu Harap maklumlah karena setiap bulan berat badan saya pasti nambah kecuali pas Ramadhan kemarin, saya berhasil menurunkan 1kg. Alhamdulillah dari 3 minggu kemarin saya berhasil lagi menaikkan berat badan sebesar 3kg dan menjadi 70kg. Wawawa..pasti semua mikir saya sudah gendut sekali, nggak kok saya tetep langsing seperti dulu (*emang pernah langsing??) Gak papa ya de' yang penting kan dedde' gak kekurangan asupan gizinya dan selalu sehat amiennn.. Insyaallah nanti setelah dedde' lahir dan menyusui back to normal lagi kok ok

Berat dedde' pas 29 Weeks sudah 1700 gram, dibilang gendut sama dokter Is. Pas ngukur lingkar perutnya aja di monitor tertulis 33 weeks, hehehe..anakku ini baru selesai maem ya sayang? Sampe buncit gitu perutnya? Pas lagi di USG saya kok ya lupa minta diliatin jenis kelaminnya, tapi m.jry berhasil ngeliat jenis kelaminnya senyum1 Buat teman-teman surprise aja ya takut salah lihat. Kan nanti bisa dipastikan insyaallah setelah dedde' lahir. Kayaknya DSOG ku ini gak terlalu suka giant baby, kata beliau jangan terlalu gede bu' bayinya kasihan nanti ibu ngedennya. Yang proporsional aja, kalaupun nanti lahir 3kg jangan sampe lebih dari 3.5kg. Hehehe..nggak tau deh dok, liat nanti ya piss-ah M.jry denger gitu langsung bilang 'tuh dengerin bunda, jangan terlalu banyak maem'. Lha berasa laper trus gimana dong hehehe..

Dipeseni sama dokter Is, jangan banyak ngemil dan makan yang manis-manis. Merasa tidak pernah ngemil dan terlalu banyak makan yang manis-manis saya membela diri dong Gak tau kok naiknya cepet, hampir tiap minggu naik 1kg. Akhirnya dokter Is bilang, 'ya udah nasinya aja dikurangi'. Wah..memang bener ini nih kayaknya penyebabnya. Soalnya kalau nasinya gak banyak rasanya kurang nendang gitu, cepet banget laper hehehe

Alhamdulillah posisi kepala dedde' sudah di bawah, pinter sayang..makasih ya dah manut sama kata-kata ayah dan bunda heart Semoga semua berjalan lancar sampai hari persalinan tiba amien ya robbal allamien..

2 hari di rumah

Sebenarnya pas libur lebaran kemarin, m.jry sudah sempet sakit Panas dan ada batuk-batuknya dikit. Saya memang sengaja gak pergi ke dokter, mau treatment sendiri aja. Kalau panas, pusing, batuk, flu itu kan common problem yang sering kita alami jadi obatnya ya banyak makan makanan bergizi, banyak minum, dan istirahat yang cukup. Saya juga menerapkan itu, lagian panasnya juga gak terlalu tinggi, dan alhamdulillah m.jry cepet pulihnya (thanks again to milist sehat agree5).

Day 1
Tapi 2 hari kemarin, Selasa-Rabu (14-15) m.jry sakit lagi Awalnya sejak senin m.jry sudah ngerasa badannya gak enak, bener malemnya badannya anget. Gak minum obat malam itu, cuma tak suruh maem yang banyak sama minum teh panas. Selasa paginya lakok tambah panas, sampe 39 derajat dan berasa dingin meriang trus tenggorokannya sakit waktu minum. Saya sudah ijin ke bos gak masuk kantor, lha siapa yang mau ngerawat m.jry kalau saya tetep ngantor wong kita di rumah cuma berdua saja. Pagi saya langsung buat bubur sumsum biar m.jry bisa makan. Setelah makan m.jry ngemut FG Troches + minum Paracetamol, saya bolehin karena dosisnya gak terlalu tinggi Agak siangan kami berencana ke Puskesmas, pengen ngerasain gimana rasanya berobat ke Puskesmas

Sampe di sana lakok ternyata rameee banget, pikirku dalam sehari orang sakit sebanyak inikah?? pingsan Daftar, bayar 2 ribu saja untuk uang administrasi, trus tinggal nunggu nama dipanggil. Lumayan lama lho kita nunggu, bahkan kami berencana pulang aja gak jadi periksa. Tapi niat itu kami batalkan, melihat antrian sudah semakin sedikit. Gak lama nama m.jry dipanggil, dan ternyata kurang dari 5 menit m.jry dah keluar. Waa..?? Gimana periksanya?? Kilat banget! Tapi ya kami maklumlah lha wong cuma bayar 2 ribu saja. Dari hasil pemeriksaan m.jry kena Faringitis Acute Memang bener sih karena ngeliat tenggorokannya yang bengkak banget. Abis itu nebus obat dan ternyata gak bayar lhohh.. Alhamdulillah berarti kesehatan dan pendidikan di Jakarta ini sudah gratis, trimakasih Bapak-bapak Pemerintah. Tapi yang saya sayangkan, banyak pasien yang diberi antibiotik payah apalagi sang apoteker selalu berpesan antibiotiknya dihabiskan ya Pak/Bu. Hiks, miris mendengarnya iya kalau memang penyakitnya itu karena virus? Kalau bukan? Jadi inget berita orang di Ngawi yang minum antibiotik badan jadi melepuh itu. Semoga saja masyarakat Indonesia semakin pintar dalam hal kesehatan amiennn...

Sampe di rumah saya masak lagi, bikin bobor sawi tahu dan nasinya saya lemesin kayak bubur. Alhamdulillah walaupun sakit m.jry maemnya lahap abis itu minum obat yang dari puskesmas tadi tak singkirkan hehehe.. M.jry sakit saya jadi ikut-ikutan males-malesan di rumah Alhamdulillah lumayanlah buat istirahat dari kepenatan di kantor. Alhamdulillah malamnya m.jry sudah turun panasnya tinggal tenggorokannya aja yang masih sakit. Malamnya kami berencana periksa lagi sekalian mau ketemu dedde', kami sudah kangen banget nih love3 Ternyata setelah diperiksa, diagnosa dokter tetep Faringitis Acute.

Day 2
Rabu pagi, lakok m.jry tambah panas lagi. Kali ini sampe 40 derajat, gawat..gawat..!! polisi Ini karena m.jry kepedean sih, malemnya memang sudah gak panas lagi badannya jadi paracetamol gak diminum deh. Saya gak masuk lagi kantor lagi hari itu. Pagi setelah sarapan saya ke gang sebelah cari kunyit kalau empunya sudah ada di rumah. Saya mau bikin kunyit asem madu, gak papa lah pake obat tradisional, dulu kalau saya batuk Ibu selalu buat jamu ini Pulang, kupas-kupas, parut-parut, baru deh ditinggal ke Cilandak dan mampir ke Jatipadang beli bakso Salsa pesenan m.jry.

Pulangnya berkutat lagi ma kunyit dan bisa dipastikan tanganku kuning semua Sore dah bisa dinikmati deh kunyit asem madu buatanku. Gimana rasanya? Alhamdulillah lumayan enak, gak jauh beda sama buatan Ibuku dulu hehehe.. Memuji diri sendiri walaupun m.jry sudah pasti memuji malu Alhamdulillah malemnya m.jry dah cenger lagi dan radangnya sudah agak mendingan, alhamdulillahh.... Memang obat tradisional gak kalah sama obat-obatan sekarang agree5

Day 3
Kami sudah bisa ngantor, m.jry alhamdulillah sudah sembuh. Tak peseni jangan banyak omong di kantor biar tenggorokannya bener-bener pulih. Trimakasih Ya Allah, atas nikmat sehat yang telah engkau berikan kepada kami. Alhamdulillahhh...
Alhamdulillah bumil tetep fit walaupun deket-deket orang sakit. Alhamdulillahhh, dedde' pinter banget se.. heart

Cerita Lebaran

Selamat Idul Fitri 1429H, kami sekeluarga mengucapkan Mohon Maaf Lahir dan Batin bila ada khilaf yang disengaja maupun tidak. Semoga kita menjadi lebih baik dari hari-hari kemarin, amien ya robbal allamien..

Hehehe..telat banget ya ngucapinnya gak papa mumpung masih di bulan syawal, kan lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali. Lebaran tahun ini, saya dan m.jry menikmatinya di Jakarta saja. Apa di Jakarta?? Mau ngapain jagain kampung orang?? Iya, saya sukarela jagain kampungnya orang, kasihan kan kampungnya sepi. Dari jauh-jauh hari kami memang merencanakan tidak pulang kampung tahun ini mengingat kehamilan saya yang tepat pada Idul Fitri kemarin pas 7 bulan dan perut yang udah semakin membuncit. Pas dedde' masih umur 4 bulan juga sudah pulang pas m.bambang nikah, jadi hasrat ingin pulang kampungnya ditahan dulu ya de'..

Sudah bisa dipastikan Jakarta pasti sepi banget waktu Lebaran tiba. Iya memang, belum pernah saya menemui jalanan Jakarta yang sesepi kemarin, hal ini juga sudah terlihat beberpa hari sebelum hari H, jadi berangkat kantor bisa agak molor-molor dikit ok Oh iya pas sebelum lebaran, hari Sabtu kalau gak Minggunya kami nonton Laskar Pelangi the movie di Citos, ini untuk memenuhi hasrat saya untuk mengkhatamkan filmnya karena baca bukunya gak khatam-khatam hehehehe.. Pas nonton saya diketawain m.jry karena berlinang-linang air mata sad2, tahu sendiri kan saya orangnya gampang nangis, sensitif gitu. Sementara dedde', uhhh aktif banget geraknya, gak bisa diem pas lagi nonton, moga-moga ini bisa menyemangati dedde' nanti untuk punya motivasi sekuat ikal dan kawan kawannya amienn....

Trus lebaran ngapain aja? Di rumah saya buat ketupat sendiri lho, ngrangkai-ngrangkai daun ketupatnya sendiri, ngisi berasnya sendiri, ngrebus ketupatnya juga sendiri. M.jry geleng-geleng lihat saya semangat banget buat ketupat semangat dan ternyata m.jry gak bisa ngrangkai daun ketupat lho.. Yes! Saya menang! Sandingan ketupatnya saya buat sambal goreng manisa (labu) + kari ayam. Sudah deh, 2 hari lebaran kami makan ketupat terus hehehe...

Hari pertama lebaran, kami sholat di masjid Deptan, pulang, silaturahmi sama semua penghuni gang mangga 2 :D trus bersih-bersih rumah deh.. Siangnya mbak asin main ke rumah, maklum kami bernasib sama gak bisa pulang kampung. Tiba hari kedua, kami kedatangan bala bantuan dari Surabaya, ya bala bantuan untuk meramaikan Jakarta Iya, Mbah sama Tante ke Jakarta lho. Dan Hari keempatnya Mbak Ita sama adekku Nova datang juga dari Malang. Horeee... rumah jadi rame, berasa lebaran di rumah nih. Bawa kue-kue buanyakk, ada kue bolu kecil-kecil jajananku jaman kecil dulu. Alhamdulillah... Gak banyak acara di luar rumah yang kita lakukan, paling ke ITC Cempaka Mas sama Citos aja. Selebihnya kita selalu di rumah, masak yang enak-enak makan maklum dua koki handal dari Surabaya dan Malang mumpung ada di Jakarta jadi kudu dimanfaatkan hehehe..

Tapi pas hari Minggunya rumah jadi sepiii banget, karena tante sama mbah balik hari itu. Sementara mbak Ita dan Nova balik hari Senin dimana saya dan m.jry sudah mulai ngantor Yahh.. mulai kesepian lagi deh, dan harus memulai rutinitas seperti biasanya. Bangun-sholat-masak-ngantor-pulang-masak-sholat-tidur. Semangat.. Semangat..!!

24 October 2008

SEMUA IBU PASTI BISA MENYUSUI

1 comments

Maaf ya temans kalau postingannya seputar kehamilan dan menyusui terus malu Maklum lagi getol-getolnya mempersiapkan segala hal untuk menyambut sang buah hati tercinta. Saya mau saya sudah harus siap menjadi seorang ibu ketika dedde' lahir nanti, permasalahan seputar ASI, ASIP, imunisasi, MPASI, semuanya sudah harus saya siapkan sejak dini. Semoga semuanya diberi kemudahan oleh Allah amien ya robbal allamienn... Dari sejak dinyatakan hamil dulu, saya harus menyemangati diri sendiri untuk rajin-rajin membaca baca kalau gak mau ketinggalan. Demi dedde' tercinta apapun akan saya lakukan hehehe..

Ini saya juga masih nyusun buku buat bahan bacaan waktu sudah cuti nanti. Ayo semangat!! Semoga sedikit artikel di bawah bisa menyemangati bumil-bumil lain dalam mempersiapkan kelahiran si buah hati. Have a nice read..



---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Hambatan muncul karena masih banyak fakta lain seputar ASI yang belum dipahami atau justru malah dilupakan. Berikut penjabaran Ketua Sentra Laktasi Indonesia, dr. Utami Roesli, SpA, MBA.

* Semua ibu bisa menyusui

Penelitian seorang dokter dari Swedia membuktikan bahwa begitu lahir, bayi yang ditaruh di perut ibunya dalam 50 menit akan bergerak ke arah payudara lalu mengisap puting susu dengan benar. Sebaliknya, dari kelompok bayi yang segera dimandikan setelah dilahirkan, baru kemudian dikembalikan kepada ibunya ternyata 50 %-nya tidak bisa mengisap dengan benar walaupun sudah didekatkan ke payudara. Lebih menyedihkan lagi, kelompok bayi yang dimandikan dulu dan ibunya menjalani medicated labour (proses melahirkan yang disertai obat-obatan) tak satu pun dapat menyusu dengan benar.

Jadi tanpa disadari dunia medis pun sebenarnya sudah melakukan intervensi sejak dini terhadap hubungan bayi dengan ASI. Buktinya, hampir semua rumah sakit dan klinik tempat bersalin akan memandikan bayi begitu dilahirkan, sebelum diberikan kepada ibunya. Jamak saja bila ibu yang baru pertama kali hendak menyusui akan bingung menghadapi bayinya yang juga bingung. Jika pengetahuan ibu tentang ASI tidak mendalam, maka ia akan cepat sekali menyerah, bahkan berkesimpulan tidak dapat memberi ASI.

* ASI terhambat oleh stres

Nah, kalaupun ASI sampai tidak keluar umumnya hambatan yang terjadi berkaitan dengan faktor emosional ibu. Perlu diketahui, untuk bisa mengalirkan ASI, ibu membutuhkan refleks yang disebut let down reflex. Refleks ini sangat dipengaruhi kondisi emosi ibu. Walaupun produksi susunya bagus, tapi kalau refleks itu tak bisa dilepaskan, maka susu tidak akan dialirkan dari pabrik susu (Alveoli) ke gudang susu (Sinus Lacteferous). Agar kondisi emosi ini baik, ibu yang hendak menyusui harus tenang dan selalu berpikir positif.

* ASI Umumnya tidak akan kurang

ASI tidak mungkin kurang karena produksi ASI sebenarnya disesuaikan dengan permintaan bayi (demand and supply). Rangsangan produksi ASI adalah pengosongan gudang susu. Di bawah areola ibu terdapat 2 buah jaringan, yang satu "pabrik" susu dan yang kedua sebut saja sebagai "gudang" susu. "Pabrik" akan terangsang untuk memproduksi susu kalau susu di "gudang" sudah habis." Misalnya, bayi menghabiskan 50 cc susu di "gudang", maka "pabrik" akan memproduksi lagi 50 cc. Begitu seterusnya.

Kalau sampai bayi kekurangan ASI biang keladinya tak lain cara menyusu yang salah. Jadi, jika bayi harusnya memperoleh ASI sebanyak 100 cc, tapi karena cara menyusunya salah, maka yang didapat cuma 50 cc. Akibatnya "pabrik" pun cuma memasok 50 cc. Faktor lain yang membuat bayi kekurangan ASI adalah intervensi ibu dengan memberinya susu formula.

* Puting susu yang datar tetap bisa menyusui

Seringkali, puting susu yang datar/mendelep dianggap menghambat proses menyusui. Pendapat ini timbul karena banyak ibu menyamakan puting susunya dengan dot, lalu digunakanlah pemanjang puting.

Namun, menurut Utami, pemanjang puting tidak akan banyak berguna. Dalam proses menyusui, sebenarnya yang menjadi dot bukan hanya puting susu, tapi keseluruhan areola (bagian kecokelatan pada payudara). Puting susu sendiri hanya 1/3-nya. Jadi kalaupun puting susunya datar atau mendelep ia masih bisa menyusui karena masih ada 2/3 bagian lainnya. Lagi pula, setelah diisap bayi, puting susu yang datar biasanya akan menonjol keluar. Memang, ada puting yang benar-benar masuk dan terikat jaringan di dalamnya sehingga lubang susunya terbalik. Puting susu seperti ini jelas sulit diisap. Namun persentasenya hanya sekitar 1-2%.

* Payudara merupakan sumber makanan yang tidak henti-hentinya.

Jika payudara "dikelola" dengan benar, maka produksinya tidak akan berhenti. Cara pengelolaannya tak terlalu sulit, yaitu dengan selalu mengeluarkan ASI walau tidak diisap bayi. Jadi, bila karena suatu hal bayi tidak dapat menyusu, misalnya lahir prematur, sakit atau ibu bekerja, ASI harus dikeluarkan dengan cara dipompa atau diperah. Proses ini tidak akan membuat ASI habis, kecuali bila cara memompanya salah.

Salah pompa sama kasusnya dengan posisi menyusui yang salah. Akibatnya ASI sama-sama tidak keluar atau hanya keluar sedikit. Jangan lupa, produksi ASI berlangsung dengan mekanisme demand and supply atau ada permintaan maka ada pasokan. Kalau ASI hanya dikeluarkan 10 cc karena cara pompa yang salah, maka supply-nya pun tak beranjak dari jumlah itu. Inilah yang membuat banyak ibu menyangka ASI-nya habis akibat dipompa.

* Tak perlu selalu memberi 2 sisi payudara setiap menyusui

Memang tak ada salahnya untuk menawarkan sisi payudara yang belum diisap kepada bayi, dengan catatan jika ia menolak tak perlu dipaksa. Prinsipnya, biarkan bayi yang menentukan berapa lama ia menyusu. Kekhawatiran bahwa menyusu yang cuma sebentar tidak akan memenuhi kebutuhannya ternyata tidak beralasan.

Dalam menyusui, pada isapan pertama bayi akan mendapat foremilk. Pada isapan kedua, ia akan mendapatkan susu yang disebut hindmilk. Komposisi keduanya sangat berbeda. Foremilk lebih banyak mengandung air dan protein, sedangkan hindmilk banyak mengandung lemak dan karbohidrat yang berarti lebih kental.

Memang, pada isapan pertama, bayi lebih banyak mendapat susu yang banyak mengandung air. Namun, kalau ia hanya sebentar saja menyusu, tak perlu kita khawatir bahwa kebutuhannya tak terpenuhi. Bisa saja, kan, bayi hanya haus dan tidak lapar? Bukankah yang tahu lapar atau haus hanya ia sendiri? Jadi biarkan bayi yang memutuskan berapa lama ia menyusu. Jika haus ia akan menyedot sebentar, tapi kalau memang lapar ia akan menyusu sampai mendapatkan hindmilk.

* Pompa bisa bikin ASI terkontaminasi

Pompa berbentuk squeeze and bulb yang terbuat dari karet dan berbentuk bola tidak disarankan untuk digunakan karena mempunyai beberapa kekurangan: (1) Kurang steril karena bulb-nya sulit dibersihkan. Dengan demikian, ASI yang dipompa pun akan lebih mudah tercemar. (2) Bulb yang terbuat dari karet akan menyulitkan pengukuran tekanan negatif yang diperlukan. (3) Bentuknya yang kaku dapat membuat payudara lecet. Malahan, cara menekan payudara yang tidak benar bisa merusak jaringannya, sehingga ASI tidak banyak keluar.

Pompa piston (dengan tuas piston yang dapat ditarik dan berbentuk seperti suntikan) ataupun pompa elektrik lebih disarankan. Namun, yang paling baik, karena murah dan higienis, adalah memerah dengan jari. Cara ini lebih praktis karena ibu tidak perlu membawa pompa ASI kemana-mana.

* ASI perah bisa tahan sampai 3 bulan

ASI yang sudah diperah tidak mudah basi. Di udara terbuka saja ASI perah bisa tahan 6-8 jam. Bahkan bisa bertahan sampai 3 bulan jika disimpan dalam freezer. Namun, cara penyimpanan di freezer tidak terlalu disarankan karena ASI akan mengalami perubahan jumlah imunoglobulin. Suhu yang dingin akan merusak molekul protein yang berfungsi sebagai pembangun daya tahan tubuh itu.

Lebih baik, masukkan ASI ke dalam termos atau lemari pendingin biasa karena terbukti ASI perah tidak mengalami perubahan komposisi gizi sama sekali. Hanya mungkin warna dan bentuknya saja yang berubah. ASI dalam termos yang diberi es batu kira-kira tahan 1x24 jam, sedangkan di lemari es bisa tahan 2x24 jam.

* ASI yang sudah "habis" bisa dirangsang kembali

Teknik ini disebut relaktasi. Seorang ibu yang sudah berhenti menyusui, secara teoritis bisa memberikan ASI eksklusif lagi apabila payudaranya dirangsang kembali. Caranya adalah dengan mengonsumsi obat-obatan yang mengandung oksitosin untuk merangsang produksi ASI plus penggunaan alat bantu.

Alat bantu ini bisa berupa lactation aid yang terdiri atas botol plastik yang diisi ASI donor atau susu formula. Botol plastik tersebut akan ditaruh dengan mulut terbalik. Dari ujung tutup botol dialiri 2 buah selang kecil yang ditempelkan di kedua puting susu. Sehingga ketika bayi mengisap payudara, ia akan mendapat asupan susu dari botol. Isapan yang diterima payudara sambil si bayi menyusu dari slang akan merangsang produksi ASI.

Faras Handayani.


17 October 2008

29 Weeks

2 comments
Alhamdulillah Selasa kemarin kami periksa lagi ke dokter Is, bareng periksanya waktu m.jry sakit. Wah, seneng banget rasanya padahal baru 3 minggu yang lalu kami periksa. Harusnya sih jadwal periksa masih minggu depan, tapi m.jry ngeyel keburu kangen pengen ketemu dedde' love3 Alhamdulillah di kehamilan 7 bulan lebih ini saya sudah ngerasain cepet banget pegel di pinggang, gerah terus, gak nyenyak tidurnya, sering kebelet pipis. Nano nano rasanya sekarang alhamdulillahhhh...

Kalau cerita tentang dedde' jangan tanya berat saya sudah berapa ya sekarang malu Harap maklumlah karena setiap bulan berat badan saya pasti nambah kecuali pas Ramadhan kemarin, saya berhasil menurunkan 1kg. Alhamdulillah dari 3 minggu kemarin saya berhasil lagi menaikkan berat badan sebesar 3kg dan menjadi 70kg. Wawawa..pasti semua mikir saya sudah gendut sekali, nggak kok saya tetep langsing seperti dulu (*emang pernah langsing??) Gak papa ya de' yang penting kan dedde' gak kekurangan asupan gizinya dan selalu sehat amiennn.. Insyaallah nanti setelah dedde' lahir dan menyusui back to normal lagi kok ok

Berat dedde' pas 29 Weeks sudah 1700 gram, dibilang gendut sama dokter Is. Pas ngukur lingkar perutnya aja di monitor tertulis 33 weeks, hehehe..anakku ini baru selesai maem ya sayang? Sampe buncit gitu perutnya? Pas lagi di USG saya kok ya lupa minta diliatin jenis kelaminnya, tapi m.jry berhasil ngeliat jenis kelaminnya senyum1 Buat teman-teman surprise aja ya takut salah lihat. Kan nanti bisa dipastikan insyaallah setelah dedde' lahir. Kayaknya DSOG ku ini gak terlalu suka giant baby, kata beliau jangan terlalu gede bu' bayinya kasihan nanti ibu ngedennya. Yang proporsional aja, kalaupun nanti lahir 3kg jangan sampe lebih dari 3.5kg. Hehehe..nggak tau deh dok, liat nanti ya piss-ah M.jry denger gitu langsung bilang 'tuh dengerin bunda, jangan terlalu banyak maem'. Lha berasa laper trus gimana dong hehehe..

Dipeseni sama dokter Is, jangan banyak ngemil dan makan yang manis-manis. Merasa tidak pernah ngemil dan terlalu banyak makan yang manis-manis saya membela diri dong Gak tau kok naiknya cepet, hampir tiap minggu naik 1kg. Akhirnya dokter Is bilang, 'ya udah nasinya aja dikurangi'. Wah..memang bener ini nih kayaknya penyebabnya. Soalnya kalau nasinya gak banyak rasanya kurang nendang gitu, cepet banget laper hehehe

Alhamdulillah posisi kepala dedde' sudah di bawah, pinter sayang..makasih ya dah manut sama kata-kata ayah dan bunda heart Semoga semua berjalan lancar sampai hari persalinan tiba amien ya robbal allamien..

2 hari di rumah

0 comments
Sebenarnya pas libur lebaran kemarin, m.jry sudah sempet sakit Panas dan ada batuk-batuknya dikit. Saya memang sengaja gak pergi ke dokter, mau treatment sendiri aja. Kalau panas, pusing, batuk, flu itu kan common problem yang sering kita alami jadi obatnya ya banyak makan makanan bergizi, banyak minum, dan istirahat yang cukup. Saya juga menerapkan itu, lagian panasnya juga gak terlalu tinggi, dan alhamdulillah m.jry cepet pulihnya (thanks again to milist sehat agree5).

Day 1
Tapi 2 hari kemarin, Selasa-Rabu (14-15) m.jry sakit lagi Awalnya sejak senin m.jry sudah ngerasa badannya gak enak, bener malemnya badannya anget. Gak minum obat malam itu, cuma tak suruh maem yang banyak sama minum teh panas. Selasa paginya lakok tambah panas, sampe 39 derajat dan berasa dingin meriang trus tenggorokannya sakit waktu minum. Saya sudah ijin ke bos gak masuk kantor, lha siapa yang mau ngerawat m.jry kalau saya tetep ngantor wong kita di rumah cuma berdua saja. Pagi saya langsung buat bubur sumsum biar m.jry bisa makan. Setelah makan m.jry ngemut FG Troches + minum Paracetamol, saya bolehin karena dosisnya gak terlalu tinggi Agak siangan kami berencana ke Puskesmas, pengen ngerasain gimana rasanya berobat ke Puskesmas

Sampe di sana lakok ternyata rameee banget, pikirku dalam sehari orang sakit sebanyak inikah?? pingsan Daftar, bayar 2 ribu saja untuk uang administrasi, trus tinggal nunggu nama dipanggil. Lumayan lama lho kita nunggu, bahkan kami berencana pulang aja gak jadi periksa. Tapi niat itu kami batalkan, melihat antrian sudah semakin sedikit. Gak lama nama m.jry dipanggil, dan ternyata kurang dari 5 menit m.jry dah keluar. Waa..?? Gimana periksanya?? Kilat banget! Tapi ya kami maklumlah lha wong cuma bayar 2 ribu saja. Dari hasil pemeriksaan m.jry kena Faringitis Acute Memang bener sih karena ngeliat tenggorokannya yang bengkak banget. Abis itu nebus obat dan ternyata gak bayar lhohh.. Alhamdulillah berarti kesehatan dan pendidikan di Jakarta ini sudah gratis, trimakasih Bapak-bapak Pemerintah. Tapi yang saya sayangkan, banyak pasien yang diberi antibiotik payah apalagi sang apoteker selalu berpesan antibiotiknya dihabiskan ya Pak/Bu. Hiks, miris mendengarnya iya kalau memang penyakitnya itu karena virus? Kalau bukan? Jadi inget berita orang di Ngawi yang minum antibiotik badan jadi melepuh itu. Semoga saja masyarakat Indonesia semakin pintar dalam hal kesehatan amiennn...

Sampe di rumah saya masak lagi, bikin bobor sawi tahu dan nasinya saya lemesin kayak bubur. Alhamdulillah walaupun sakit m.jry maemnya lahap abis itu minum obat yang dari puskesmas tadi tak singkirkan hehehe.. M.jry sakit saya jadi ikut-ikutan males-malesan di rumah Alhamdulillah lumayanlah buat istirahat dari kepenatan di kantor. Alhamdulillah malamnya m.jry sudah turun panasnya tinggal tenggorokannya aja yang masih sakit. Malamnya kami berencana periksa lagi sekalian mau ketemu dedde', kami sudah kangen banget nih love3 Ternyata setelah diperiksa, diagnosa dokter tetep Faringitis Acute.

Day 2
Rabu pagi, lakok m.jry tambah panas lagi. Kali ini sampe 40 derajat, gawat..gawat..!! polisi Ini karena m.jry kepedean sih, malemnya memang sudah gak panas lagi badannya jadi paracetamol gak diminum deh. Saya gak masuk lagi kantor lagi hari itu. Pagi setelah sarapan saya ke gang sebelah cari kunyit kalau empunya sudah ada di rumah. Saya mau bikin kunyit asem madu, gak papa lah pake obat tradisional, dulu kalau saya batuk Ibu selalu buat jamu ini Pulang, kupas-kupas, parut-parut, baru deh ditinggal ke Cilandak dan mampir ke Jatipadang beli bakso Salsa pesenan m.jry.

Pulangnya berkutat lagi ma kunyit dan bisa dipastikan tanganku kuning semua Sore dah bisa dinikmati deh kunyit asem madu buatanku. Gimana rasanya? Alhamdulillah lumayan enak, gak jauh beda sama buatan Ibuku dulu hehehe.. Memuji diri sendiri walaupun m.jry sudah pasti memuji malu Alhamdulillah malemnya m.jry dah cenger lagi dan radangnya sudah agak mendingan, alhamdulillahh.... Memang obat tradisional gak kalah sama obat-obatan sekarang agree5

Day 3
Kami sudah bisa ngantor, m.jry alhamdulillah sudah sembuh. Tak peseni jangan banyak omong di kantor biar tenggorokannya bener-bener pulih. Trimakasih Ya Allah, atas nikmat sehat yang telah engkau berikan kepada kami. Alhamdulillahhh...
Alhamdulillah bumil tetep fit walaupun deket-deket orang sakit. Alhamdulillahhh, dedde' pinter banget se.. heart

Cerita Lebaran

0 comments
Selamat Idul Fitri 1429H, kami sekeluarga mengucapkan Mohon Maaf Lahir dan Batin bila ada khilaf yang disengaja maupun tidak. Semoga kita menjadi lebih baik dari hari-hari kemarin, amien ya robbal allamien..

Hehehe..telat banget ya ngucapinnya gak papa mumpung masih di bulan syawal, kan lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali. Lebaran tahun ini, saya dan m.jry menikmatinya di Jakarta saja. Apa di Jakarta?? Mau ngapain jagain kampung orang?? Iya, saya sukarela jagain kampungnya orang, kasihan kan kampungnya sepi. Dari jauh-jauh hari kami memang merencanakan tidak pulang kampung tahun ini mengingat kehamilan saya yang tepat pada Idul Fitri kemarin pas 7 bulan dan perut yang udah semakin membuncit. Pas dedde' masih umur 4 bulan juga sudah pulang pas m.bambang nikah, jadi hasrat ingin pulang kampungnya ditahan dulu ya de'..

Sudah bisa dipastikan Jakarta pasti sepi banget waktu Lebaran tiba. Iya memang, belum pernah saya menemui jalanan Jakarta yang sesepi kemarin, hal ini juga sudah terlihat beberpa hari sebelum hari H, jadi berangkat kantor bisa agak molor-molor dikit ok Oh iya pas sebelum lebaran, hari Sabtu kalau gak Minggunya kami nonton Laskar Pelangi the movie di Citos, ini untuk memenuhi hasrat saya untuk mengkhatamkan filmnya karena baca bukunya gak khatam-khatam hehehehe.. Pas nonton saya diketawain m.jry karena berlinang-linang air mata sad2, tahu sendiri kan saya orangnya gampang nangis, sensitif gitu. Sementara dedde', uhhh aktif banget geraknya, gak bisa diem pas lagi nonton, moga-moga ini bisa menyemangati dedde' nanti untuk punya motivasi sekuat ikal dan kawan kawannya amienn....

Trus lebaran ngapain aja? Di rumah saya buat ketupat sendiri lho, ngrangkai-ngrangkai daun ketupatnya sendiri, ngisi berasnya sendiri, ngrebus ketupatnya juga sendiri. M.jry geleng-geleng lihat saya semangat banget buat ketupat semangat dan ternyata m.jry gak bisa ngrangkai daun ketupat lho.. Yes! Saya menang! Sandingan ketupatnya saya buat sambal goreng manisa (labu) + kari ayam. Sudah deh, 2 hari lebaran kami makan ketupat terus hehehe...

Hari pertama lebaran, kami sholat di masjid Deptan, pulang, silaturahmi sama semua penghuni gang mangga 2 :D trus bersih-bersih rumah deh.. Siangnya mbak asin main ke rumah, maklum kami bernasib sama gak bisa pulang kampung. Tiba hari kedua, kami kedatangan bala bantuan dari Surabaya, ya bala bantuan untuk meramaikan Jakarta Iya, Mbah sama Tante ke Jakarta lho. Dan Hari keempatnya Mbak Ita sama adekku Nova datang juga dari Malang. Horeee... rumah jadi rame, berasa lebaran di rumah nih. Bawa kue-kue buanyakk, ada kue bolu kecil-kecil jajananku jaman kecil dulu. Alhamdulillah... Gak banyak acara di luar rumah yang kita lakukan, paling ke ITC Cempaka Mas sama Citos aja. Selebihnya kita selalu di rumah, masak yang enak-enak makan maklum dua koki handal dari Surabaya dan Malang mumpung ada di Jakarta jadi kudu dimanfaatkan hehehe..

Tapi pas hari Minggunya rumah jadi sepiii banget, karena tante sama mbah balik hari itu. Sementara mbak Ita dan Nova balik hari Senin dimana saya dan m.jry sudah mulai ngantor Yahh.. mulai kesepian lagi deh, dan harus memulai rutinitas seperti biasanya. Bangun-sholat-masak-ngantor-pulang-masak-sholat-tidur. Semangat.. Semangat..!!