Recent Posts

31 March 2015

Lama Tak Jumpa

Lama tak jumpa

Melihat postingan terakhir di 2008 sebelum kelahiran kakak Khadijah membuat hati ini berdegup, Masyaa Allah Allah sungguh sangat banyak melimpahkan berkah dan rahmatNya kepada kami sekeluarga. Tak hanya 1, Alhamdulillah kini di 2015 Allah SWT telah menganugerahkan 3 putri cantik sholiha kepada kami. Amanah yang harus kami didik dengan baik dan kelak kami akan dimintai pertanggung jawabannya. Ya Allah semoga kami bisa jadi orang tua hebat yang dengan pertolonganMu mampu menghebatkan anak2 kami, menjadikan mereka pribadi sholih yang kelak banyak memberikan manfaat dan menjadi generasi terbaikMu di jamannya aamiin allahuma aamiin..

Hampir 7 tahun kemana saja?
Banyak sekali kejadian di 7 tahun usia pernikahan keluarga kami, banyak suka dan duka yang sudah kami lalui dan insyaaAllah perjalanan ini masih akan terus berlanjut sampai kelak kami akan berkumpul di JannahNya aamiin...
Dulu sempat menulis di cahyoning-handmade.blogspot.com yang akhirnya blog itu beralih fungsi jadi etalase hasil karya saya selama hampir 3 tahunan, dan sekarang memilih berhenti sejenak demi ingin fokus mengawal pertumbuhan anak2. Ya, saya merasa dzholim pada mereka waktu masih bekerja jadi pengrajin. Alhamdulillah saya dapat banyak rezeki dari hasil karya saya dulu, tetapi banyak sekali hak anak2 yang akhirnya terbengkalai karena saya sibuk sendiri dengan orderan dan dateline. Kalau ingat dulu, Ya Allah betapa saya lebih mementingkan jahitan pesanan orang lain daripada mengurus anak2 dan suami. Astaghfirullah... ampuni hamba Ya Allah. :(

Khadijah, Khadira sering bertanya "kok bunda sudah ga pernah jahit2 lagi sih?" membuat saya tersenyum... "Bunda ga jahit2 lagi sayang, karena Bunda ingin bersama kalian" Ya, saya sadar kalau waktu akan terasa cepat berlalu, sebentar lagi mereka akan segera besar, sebentar lagi mereka akan punya dunia mereka sendiri. Saya ingin mengabdikan diri ini untuk suami dan anak2. Sekarang saya masih tetap menerima pesanan lho, pesanan dari customer istimewa putri2 cantik kami yang sholiha :) Menguatkan azzam akan mengurus amanah ini dengan sebaik2nya dan tak perlu risau tentang rezeki. Janji Allah tiap2 makhlukNya yang bernyawa sudah dijamin rezekinya itu pasti :)

Beberapa waktu kemarin memang sudah ingin sekali menulis di blog, tetapi terkendala padatnya tugas domestik dan kelelahan yang mengikutinya membuat saya ga sanggup membuka laptop walau sebentar. Padahal ini mungkin karena management waktu saya yang kurang oke :( Ya, saya masih harus belajar banyak management waktu. Saya masih sering mengulur2 waktu, menunda2 pekerjaan yang akhirnya akan membuat saya sendiri kerepotan karena tugas semakin menumpuk sementara waktu tinggal sedikit. PR terbesar yang harus saya rubah di tahun 2015 ini

Tersentil tulisan teman di salah satu grup WA "ikatlah ilmu dengan tulisan" membuat saya berfikir ya benar, ilmu ketika didapat dan tidak diabadikan dalam tulisan maka bisa menguap kapan saja. Dengan keterbatasan memory kita akan banyak hal2 yang terlupa. Beda sekali kalau kita telah menuliskannya, ketika kita lupa dengan membacanya kembali maka kita akan ingat. Berharap berkah Allah, ingin berbagi pengalaman dan ilmu yang sedikit ini pada siapapun yang membaca tulisan saya. Berharap agar diri ini lebih banyak memberikan manfaat untuk sesama.

Happy reading and keep writing!

Aning,
Ibu Khadijah-Khadira-Khalila

15 March 2015

Mengikuti Mode?

Saya bisa dibilang suka mengamati orang-orang di sekeliling. Bukan kepo ya, tapi mengamati yang terlihat saja. Dulu saya mendapat hidayah untuk berhijab saat kelas 1 SMK, tetapi saat itu tidak bisa saya wujudkan karena belum adanya restu orang tua. Ya, keluarga saya adalah keluarga Jawa yang wawasan tentang agama Islam sangatlah kurang. Pendidikan agama bukan saya dapatkan dari orang tua, tetapi dari sekolah dan tempat ngaji. Ya Allaah ampunilah dosa-dosa kedua orang tua saya.. Sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangiku di waktu kecil aamiin… Mungkin dulu orang tua takut kalau anaknya ini terlalu fanatik dan alasan lainnya karena keterbatasan dana. Orang tua mungkin tidak sanggup mengganti baju2 seragam yang pendek dengan yang panjang.

Dan akhirnya saya benar-benar berhijab di tanggal 20 Juli 2005, sesaat setelah kelulusan SMK. Saat itu ibu saya sudah meninggal, dan tekad untuk berhijab sudah bulat. Bismillaah akhirnya saya berhijab sejak saat itu. Alhamdulillaah rasanya hati ini tentram sekali. Dan memang benarlah semua perintah Allah itu sebenarnya untuk kebaikan kita sendiri :) Nah kembali lagi ke hobby saya mengamati, dulu itu saya suka sekali lihat teman-teman SMK dan kakak-kakak kelas perempuan yang sudah berhijab lebih dulu. MasyaaAllaah rasanya hati ini pengeeennn segera berhijab. Mereka jadi terlihat lebih anggun, memakai rok panjang dan kerudung yang menutup dada. Saya kapan Ya Allaah? Itu yang ada di pikiran saya waktu itu.

Lambat laun, seiring berjalannya waktu, mbak-mbak yang suka saya amati itu kenapa jadi semakin mini kerudungnya? Yang dulunya selalu anggun memakai rok dan kerudung panjangnya kenapa sekarang jadi lebih sering pakai celana? Ya Allaah.. miris sekali melihatnya, sedihh.. :( Apakah karena mode sudah menguasai pemikiran para muslimah saat ini? Ya saya tau hijrah selalu berproses. Dan sayapun mengalami proses itu. Memakai celana pun pernah, kerudung pendek pernah, tapi alhamdulillaah Allaah masih menjaga saya dengan kerudung yang selalu menutup dada dan tidak memakai baju ketat.
 
Bukankah proses yang kita harapkan itu dari yang paling bawah lama kelamaan akhirnya mencapai puncak paling tinggi? Bukan sebaliknya kan? Saya tidak ingin menjudge orang lain, hanya ingin menyampaikan kegelisahan dan kegundahan mengamati mbak-mbak shaliha ku yang dulu menawan dengan gamis dan kerudung panjangnya yang kini malah tergerus oleh mode :( Memang Allaah lah yang Maha membolak-balikkan hati.. Dan sebisa mungkin sekuat tenaga kita berusaha untuk berproses ke arah yang lebih baik. Doa terbaik untuk saudari muslimahku semua, semoga hati kita terjaga dari bisikan-bisikan syaitan dalam menjalankan perintah Allah yaitu menutup aurat dengan sempurna sesuai syariat.

Mungkin ini hikmah dari salah satu Doa yang sering dibaca Baginda Nabi Muhammad Saww.
يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قَلْبِي عَلَى دِينِكَ وَ عَلَى طَاعَتِكَ
YAA MUQALLIBAL QULUUB, TSABBIT QALBII ‘ALAA DIINIKA WA ‘ALAA THOO’ATHIK.
Artinya : Wahai yang membolak-balikkan hati, tetapkanlah hatiku di atas agama-Mu dan di atas ketaatan kepada-Mu.
Ya Allah jaga hati kami, lindungi kami dar godaan syaitan agar kami teguh dalam melaksanakan perintahmu Ya Allaah.. Semoga Engkau mudahkan hijrah saudari-saudari kami untuk terus berhijrah, berproses ke arah yang lebih baik. Semata hanya mencari keridhoanMu Ya Allaah.. Bimbing kami.. Tuntun kami..
Dari saudarimu yang mencintaimu karena Allaah :)

31 March 2015

Lama Tak Jumpa

0 comments
Lama tak jumpa

Melihat postingan terakhir di 2008 sebelum kelahiran kakak Khadijah membuat hati ini berdegup, Masyaa Allah Allah sungguh sangat banyak melimpahkan berkah dan rahmatNya kepada kami sekeluarga. Tak hanya 1, Alhamdulillah kini di 2015 Allah SWT telah menganugerahkan 3 putri cantik sholiha kepada kami. Amanah yang harus kami didik dengan baik dan kelak kami akan dimintai pertanggung jawabannya. Ya Allah semoga kami bisa jadi orang tua hebat yang dengan pertolonganMu mampu menghebatkan anak2 kami, menjadikan mereka pribadi sholih yang kelak banyak memberikan manfaat dan menjadi generasi terbaikMu di jamannya aamiin allahuma aamiin..

Hampir 7 tahun kemana saja?
Banyak sekali kejadian di 7 tahun usia pernikahan keluarga kami, banyak suka dan duka yang sudah kami lalui dan insyaaAllah perjalanan ini masih akan terus berlanjut sampai kelak kami akan berkumpul di JannahNya aamiin...
Dulu sempat menulis di cahyoning-handmade.blogspot.com yang akhirnya blog itu beralih fungsi jadi etalase hasil karya saya selama hampir 3 tahunan, dan sekarang memilih berhenti sejenak demi ingin fokus mengawal pertumbuhan anak2. Ya, saya merasa dzholim pada mereka waktu masih bekerja jadi pengrajin. Alhamdulillah saya dapat banyak rezeki dari hasil karya saya dulu, tetapi banyak sekali hak anak2 yang akhirnya terbengkalai karena saya sibuk sendiri dengan orderan dan dateline. Kalau ingat dulu, Ya Allah betapa saya lebih mementingkan jahitan pesanan orang lain daripada mengurus anak2 dan suami. Astaghfirullah... ampuni hamba Ya Allah. :(

Khadijah, Khadira sering bertanya "kok bunda sudah ga pernah jahit2 lagi sih?" membuat saya tersenyum... "Bunda ga jahit2 lagi sayang, karena Bunda ingin bersama kalian" Ya, saya sadar kalau waktu akan terasa cepat berlalu, sebentar lagi mereka akan segera besar, sebentar lagi mereka akan punya dunia mereka sendiri. Saya ingin mengabdikan diri ini untuk suami dan anak2. Sekarang saya masih tetap menerima pesanan lho, pesanan dari customer istimewa putri2 cantik kami yang sholiha :) Menguatkan azzam akan mengurus amanah ini dengan sebaik2nya dan tak perlu risau tentang rezeki. Janji Allah tiap2 makhlukNya yang bernyawa sudah dijamin rezekinya itu pasti :)

Beberapa waktu kemarin memang sudah ingin sekali menulis di blog, tetapi terkendala padatnya tugas domestik dan kelelahan yang mengikutinya membuat saya ga sanggup membuka laptop walau sebentar. Padahal ini mungkin karena management waktu saya yang kurang oke :( Ya, saya masih harus belajar banyak management waktu. Saya masih sering mengulur2 waktu, menunda2 pekerjaan yang akhirnya akan membuat saya sendiri kerepotan karena tugas semakin menumpuk sementara waktu tinggal sedikit. PR terbesar yang harus saya rubah di tahun 2015 ini

Tersentil tulisan teman di salah satu grup WA "ikatlah ilmu dengan tulisan" membuat saya berfikir ya benar, ilmu ketika didapat dan tidak diabadikan dalam tulisan maka bisa menguap kapan saja. Dengan keterbatasan memory kita akan banyak hal2 yang terlupa. Beda sekali kalau kita telah menuliskannya, ketika kita lupa dengan membacanya kembali maka kita akan ingat. Berharap berkah Allah, ingin berbagi pengalaman dan ilmu yang sedikit ini pada siapapun yang membaca tulisan saya. Berharap agar diri ini lebih banyak memberikan manfaat untuk sesama.

Happy reading and keep writing!

Aning,
Ibu Khadijah-Khadira-Khalila

15 March 2015

Mengikuti Mode?

0 comments
Saya bisa dibilang suka mengamati orang-orang di sekeliling. Bukan kepo ya, tapi mengamati yang terlihat saja. Dulu saya mendapat hidayah untuk berhijab saat kelas 1 SMK, tetapi saat itu tidak bisa saya wujudkan karena belum adanya restu orang tua. Ya, keluarga saya adalah keluarga Jawa yang wawasan tentang agama Islam sangatlah kurang. Pendidikan agama bukan saya dapatkan dari orang tua, tetapi dari sekolah dan tempat ngaji. Ya Allaah ampunilah dosa-dosa kedua orang tua saya.. Sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangiku di waktu kecil aamiin… Mungkin dulu orang tua takut kalau anaknya ini terlalu fanatik dan alasan lainnya karena keterbatasan dana. Orang tua mungkin tidak sanggup mengganti baju2 seragam yang pendek dengan yang panjang.

Dan akhirnya saya benar-benar berhijab di tanggal 20 Juli 2005, sesaat setelah kelulusan SMK. Saat itu ibu saya sudah meninggal, dan tekad untuk berhijab sudah bulat. Bismillaah akhirnya saya berhijab sejak saat itu. Alhamdulillaah rasanya hati ini tentram sekali. Dan memang benarlah semua perintah Allah itu sebenarnya untuk kebaikan kita sendiri :) Nah kembali lagi ke hobby saya mengamati, dulu itu saya suka sekali lihat teman-teman SMK dan kakak-kakak kelas perempuan yang sudah berhijab lebih dulu. MasyaaAllaah rasanya hati ini pengeeennn segera berhijab. Mereka jadi terlihat lebih anggun, memakai rok panjang dan kerudung yang menutup dada. Saya kapan Ya Allaah? Itu yang ada di pikiran saya waktu itu.

Lambat laun, seiring berjalannya waktu, mbak-mbak yang suka saya amati itu kenapa jadi semakin mini kerudungnya? Yang dulunya selalu anggun memakai rok dan kerudung panjangnya kenapa sekarang jadi lebih sering pakai celana? Ya Allaah.. miris sekali melihatnya, sedihh.. :( Apakah karena mode sudah menguasai pemikiran para muslimah saat ini? Ya saya tau hijrah selalu berproses. Dan sayapun mengalami proses itu. Memakai celana pun pernah, kerudung pendek pernah, tapi alhamdulillaah Allaah masih menjaga saya dengan kerudung yang selalu menutup dada dan tidak memakai baju ketat.
 
Bukankah proses yang kita harapkan itu dari yang paling bawah lama kelamaan akhirnya mencapai puncak paling tinggi? Bukan sebaliknya kan? Saya tidak ingin menjudge orang lain, hanya ingin menyampaikan kegelisahan dan kegundahan mengamati mbak-mbak shaliha ku yang dulu menawan dengan gamis dan kerudung panjangnya yang kini malah tergerus oleh mode :( Memang Allaah lah yang Maha membolak-balikkan hati.. Dan sebisa mungkin sekuat tenaga kita berusaha untuk berproses ke arah yang lebih baik. Doa terbaik untuk saudari muslimahku semua, semoga hati kita terjaga dari bisikan-bisikan syaitan dalam menjalankan perintah Allah yaitu menutup aurat dengan sempurna sesuai syariat.

Mungkin ini hikmah dari salah satu Doa yang sering dibaca Baginda Nabi Muhammad Saww.
يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قَلْبِي عَلَى دِينِكَ وَ عَلَى طَاعَتِكَ
YAA MUQALLIBAL QULUUB, TSABBIT QALBII ‘ALAA DIINIKA WA ‘ALAA THOO’ATHIK.
Artinya : Wahai yang membolak-balikkan hati, tetapkanlah hatiku di atas agama-Mu dan di atas ketaatan kepada-Mu.
Ya Allah jaga hati kami, lindungi kami dar godaan syaitan agar kami teguh dalam melaksanakan perintahmu Ya Allaah.. Semoga Engkau mudahkan hijrah saudari-saudari kami untuk terus berhijrah, berproses ke arah yang lebih baik. Semata hanya mencari keridhoanMu Ya Allaah.. Bimbing kami.. Tuntun kami..
Dari saudarimu yang mencintaimu karena Allaah :)