Recent Posts

Kami - CahyoNing

Kami, 2 manusia yang sampai saat ini terus belajar saling memahami satu sama lain. Karakter yang berbeda dengan segala kekurangan melebur jadi satu mengemban amanah yang kelak akan kami pertanggungjawabkan di akhirat kelak, Bismillaah mewujudkan cita-cita kami “Bersama sampai ke Surga”. Semoga Allaah mudahkan, semoga Allaah kabulkan aamiin allaahuma aamiin…

Menikah di usia 21 tahun dan suami 24 tahun bisa dibilang pernikahan di usia belia :) Kami satu almamater di SMK tapi tidak pernah bertemu. Allaah mengizinkan kami bertemu dan akhirnya berjodoh setelah masing-masing bekerja. Semoga jodoh ini berumur panjang dan menjadi jodoh dunia akhirat aamiin allahuma aamiin.. Perjalanan masih sangatlah panjang, Universitas Kehidupan memang tak ada kata berhenti belajar. Belajar memahami, belajar menyayangi, belajar menerima kekurangan masing-masing, belajar mendidik, belajar sabar, dan banyak pelajaran yang harus kami pelajari. Berdua saling menggenggam erat bersama kami belajar dan berusaha menjadi orang tua hebat yang dengan izin dan bantuan Allaah SWT menghebatkan anak-anak kami. Agar kelak mereka menjadi orang-orang yang bermanfaat untuk umat, ahli Qur’an, dan berakhlaq seperti baginda Rasulullaah SAW aamiin allaahuma aamiin..
Raablana hablana min azwaajina wa dzurriyyatina qurrata a’yuun

No comments:

Kami - CahyoNing

0 comments
Kami, 2 manusia yang sampai saat ini terus belajar saling memahami satu sama lain. Karakter yang berbeda dengan segala kekurangan melebur jadi satu mengemban amanah yang kelak akan kami pertanggungjawabkan di akhirat kelak, Bismillaah mewujudkan cita-cita kami “Bersama sampai ke Surga”. Semoga Allaah mudahkan, semoga Allaah kabulkan aamiin allaahuma aamiin…

Menikah di usia 21 tahun dan suami 24 tahun bisa dibilang pernikahan di usia belia :) Kami satu almamater di SMK tapi tidak pernah bertemu. Allaah mengizinkan kami bertemu dan akhirnya berjodoh setelah masing-masing bekerja. Semoga jodoh ini berumur panjang dan menjadi jodoh dunia akhirat aamiin allahuma aamiin.. Perjalanan masih sangatlah panjang, Universitas Kehidupan memang tak ada kata berhenti belajar. Belajar memahami, belajar menyayangi, belajar menerima kekurangan masing-masing, belajar mendidik, belajar sabar, dan banyak pelajaran yang harus kami pelajari. Berdua saling menggenggam erat bersama kami belajar dan berusaha menjadi orang tua hebat yang dengan izin dan bantuan Allaah SWT menghebatkan anak-anak kami. Agar kelak mereka menjadi orang-orang yang bermanfaat untuk umat, ahli Qur’an, dan berakhlaq seperti baginda Rasulullaah SAW aamiin allaahuma aamiin..
Raablana hablana min azwaajina wa dzurriyyatina qurrata a’yuun